Kamis, 25 September 2014

Miris, Acara Televisi Indonesia

| Kamis, 25 September 2014 | 1 comments

Pertama-tama postingan ini tidak berniat untuk menyinggung perasaan siapapun.
Jika memang ada yang merasa postingan ini buruk, menyinggung dan tidak patut dipublikasikan, saya  meminta maaf.
Silahkan meninggalkan komentar dan saya akan menghapusnya. It's simpel.

Well, saya ingin membahas tentang acara televisi di Indonesia..
Akhir-akhir ini saya jarang menonton acara televisi,
karena menurut saya banyak acara yang (maaf) tidak bermutu.
Terutama bagi penonton yang masih anak-anak.
Kebanyakan kartun, dan apa yang biasa disebut sebagai anime, telah banyak yang hilang dari peradaban bertelevisian Indonesia.
Berita terakhir yang saya dapat acara kartun spongebob squarepants juga telah disensor oleh lembaga yang mengatur.

WOW!! ini menandakan kartun akan semakin punah dan sinetron-sinetron akan semakin berkembang.



Kebanyakan penonton acara televisi terdapat pada golongan anak-anak.
Lalu apa yang terjadi jika anak-anak kehilangan acara yang dapat meningkatkan imajinasi, seperti kartun-kartun?
Penutupan kartun-kartun ini mempertimbangkan adanya adengan perkelahian dan hal-hal yang tidak sepantasnya untuk ditonton oleh anak-anak.
Beberapa dari kita mungkin masih ingat dengan acara smackdown yang sempat bombming dan menyebabkan beberapa anak-anak melakukan smack down nyata pada teman-temannya.
Ketakutan akan hal yang sama inilah yang mungkin menjadi gagasan pentupan beberapa acara kartun/anime di Indonesia.
Sekarang mari kita berpikir. Acara smackdown bukanlah acara yang dikategorikan untuk anak-anak, jadi jelas jika anak-anak tidak boleh menonton acara-acara seperti smack down ini.
Sedangkan untuk acara kartun/anime ini memang acara-acara yang petunjuan disuguhkan pada kategori anak-anak dan remaja.

Banyak pendidikan moral, pelatihan imajinasi yang tertanam pada acara-acara kartun ini.
Misal, sewaktu anda kecil dan anda penonton power rangers. Bukankan anda pernah bermain dan berimajinasi menjadi power rangers?

Saat menonton Naruto, bukankah anda pernah berimajinasi menjadi seorang ninja?

Ini yang dapat mengasah imajinasi dan kekreatifan.
Bagaimana dengan adengan kekerasaan, perkelahian yang terdapat didalam kartun-kartun seperti naruto dan lain-lain?
Jawabannya simpel, dalam acara kartun/anime manapun semua tokoh digambarkan hitam putih. Maksudnya pengambaran baik yang betul-betul baik dan jahat yang betul betul jahat.
Dalam kartun/ anime ini kita diajarkan untuk melawan kejahatan, bukannya justru berkelahi dengan teman sendiri. It's TRUE?
Apakah dalam sebuah kartun/anime ada yang menanamkan nilai harus mengalahkan yang baik?
Jawabannya NO.

Melihat adalah cara belajar yang paling efektif.
Satu hal yang menjadi pertanyaan. 
Apakah anak-anak Indonesia terlalu bodoh untuk memukuli sesamanya setelah menonton kartun?
Padahal tidak ada film kartun yang mengajarkan untuk berkelahi dengan sesama.
Mungkinkah seorang anak memukul hewan dengan palu setelah melihat adengan Tom and Jerry?
Menurut saya tidak, kecuali ada gangguan mental pada anak tersebut (maaf jika kasar).
Bukankah masih ada acara kartun di Indonesia. Jawaban saya, acara-acara kartun itu kurang menarik ditonton anak-anak.
Sebagai contoh sekarang kartun di Indonesia yang menceritakan kisah sebuah keluarga.
KENAPA HAL INI PERLU DIJADIKAN KARTUN JIKA BISA DIPERANKAN ORANG ASLI!!!
Kartun harusnya mampu memiliki cerita fiksi yang dapat membuat anak terjun kedalam dunianya, kedalam imajinasinya.




Sekarang bagaimana kalau acara kartun yang mampu meningkatkan imajinasi ini menghilang. Jawabannya pihak pertelevisian akan memutar haluan dan menambah acara-acara sinetron, talkshow, variety show, dll, yang justru kurang tepat ditonton anak-anak.
Anak-anak akan disuguhi dengan konflik yang tidak jelas, adengan percintaan yang seharusnya tidak mereka contoh, gosip-gosip selebriti yang sama sekali tidak penting.

Kalau memang ada yang berpikiran anak-anak akan belajar dari apa yang mereka tonton, maka hentikan pula acara-acara percintaan, penggosipan, dan pe... pe... lain yang akan mereka tonton mengantikan kartun.



Sebenarnya sulit untuk memperdebatkan acara-acara yang boleh ditonton dan tidak oleh anak-anak.
Akan tetapi saya akan mejadi pihak yang mendukung tetap adanya kartun-kartun seperti naruto, spongebob, tom and jerry, power rangers dan lain-lain dipertelevisian Indonesia.
Sekali lagi postingan ini tidak bertujuan menghina pihak manapun, jika memang ada pihak yang kerberatan silahkan meninggalkan komentar dan saya akan menghapus postingan ini.


1 comments:

Novanda S.T. mengatakan...

aseek

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

 
© Copyright 2010. yourblogname.com . All rights reserved | yourblogname.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com