Kamis, 15 Agustus 2013

Bintang Porno, Pekerjaan Penuh Dusta

| Kamis, 15 Agustus 2013 | 2 comments

Pornografi adalah bisnis online yang sangat besar. Jutaan orang mengakses situs-situs porno di internet dan memang sejak dahulu pornografi sudah menjadi sumber dan pemicu masalah mental nomer 1 di US sana (di Indonesia juga). Tak jarang banyak wanita dan pria memilih menjadi bintang porno untuk mencapai kesuksesan, tapi tidak seperti yang telah dibayangkan sebelumnya, ternyata dibalik pembuatan film porno tersebut muncul beberapa fakta yang cukup mengejutkan dan jarang ter-expose kepermukaan. Sebenarnya pekerjaan bintang porno penuh dengan dusta. Film porno tidaklah selalu segelamour seperti yang tampak dari luar, ternyata artis-artisnya mengalami semacam “tekanan” dalam menjalani profesi mulianya itu. Berikut adalah beberapa bentuk dari dusta dari pekerjaan bintang porno :




1. bintang porno 100% berdusta kalo mereka bilang menikmati pekerjaan pembuatan film bokep yg mereka lakukan. Meski binatng porno wanita bisa dibayar 10x lipat dari pemeran bintang porno pria tp dalam proses pembuatan film porno, bintang porno bisa melakukan hubungan hingga 18 jam sehari untuk menghemat budget dan dalam sehari mereka bisa shoting utk 3 s/d 4 scene berbeda.

2. Setiap scenenya bisa berlangsung berjam-jam tergantung dari apa bintang porno bisa ”tampil” sesuai dengan harapan sang sutradara atau apa si bintang porno yang harus istirahat dulu, karena rasa sakit saat melakukan adegan hardcore. Seperti adegan anal sex yang seringkali harus dihentikan karena ada yang seharusnya gak boleh tampil.

3. Saat menunggu scene berikutnya, biasanya bintang porno menghabiskan waktu di restroom untuk minum minuman keras atau pake narkoba biar bisa ngurangin rasa malu dan sakit dalam adegan berikutnya. Untuk diketahui di industri film porno test yang wajib dilakukan utk tiap aktor & artis adalah test HIV (sebulan sekali) sedangkan test drugs tidak ada. Mereka berdusta berpura-pura menikmati tetapi pekerjaan mereka menuntut rasa sakit yang sangat besar.

4. Situasi saat shooting film porno sangat menyiksa, baik secara fisik maupun mental, khususnya untuk bintang porno wanita. Karena 12–18 orang berdiri dibalik layar (banyangin aja, ML sama orang ditontonin orang-2). Mulai dari sutradara & asistennya, fans berat yang dapet hadiah nonton langsung sampai tukang lampu dan fotografer yang punya hak utk mem “freeze” adegan tertentu agar bisa diambil angle foto yang terbaik. pekerjaan mereka menuntut untuk berdusta bahwa mereka tidak malu tubuh mereka terexpost dan dilihat banyak orang.

5. Bintang porno adalah pendusta profesional. Karena kalo mereka menceritakan kenyataan sebenernya, maka hancurlah fantasi yang ada di tiap kepala ngeres para penggemar dan sekaligus menghancurkan karir “indah” mereka. Dan di sinilah, ironisnya karena udah terbiasa bohong, para artis film bokep biasanya malah punya kemampuan akting yang lebih baik dari kebanyakan bintang hollywood.

6. Sepanjang tahun 2007 9 bintang film porno meninggal karena HIV. Dan 66% bintang bokep menderita herpes dan sekitar 12-28% menderita penyakit menular seksual lainnya.


Itulah bentuk-bentuk dusta dari pekerjaan seorang bintang porno. kalau itu alangkah baiknya kita mencegah untuk mengakses film-film porno, agar pembuatan film porno aksi semakin menysusut dan tidak ada lagi orang yang terjerumus untuk menjadi bintang porno. Say no to porn.

2 comments:

Novanda S.T. mengatakan...

itu saran di artikel terbawah kok mengecil ya bro?
hehe
sengaja di sembunyikan ya? haha

jemmykt mengatakan...

eh salah html waktu buat.. sek tak perbaiki thx thx hahaha

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

 
© Copyright 2010. yourblogname.com . All rights reserved | yourblogname.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com